Tewas Dalam Bentrokan 2 Kelompok Masyarakat Berebut Lahan 6 Warga di Pulau Adonara Flores Timur

Tewas Dalam Bentrokan 2 Kelompok Masyarakat Berebut Lahan 6 Warga di Pulau Adonara Flores Timur

Pria Ini Bawa Parang Kejar Ibu Kandung yang Pergoki Aksi Tersebut Setelah Bunuh Dua Anaknya
Pasien Positif 478 Orang per 25 Juni 2020 11 Meninggal 120 Sembuh DATA TERKINI COVID-19 Ambon
Cerita Tragis Gadis 16 Tahun di Bantaeng Diduga Dibunuh oleh Satu Keluarganya karena Kesurupan

Enam warga Desa Sandosi di Kecamatan Witihama, PulauAdonara, KabupatenFloresTimur, ProvinsiNusaTenggaraTimur(NTT) dilaporkan tewas, Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka terbunuh dalamperangtandingdua kelompok masyarakat di wilayah tersebut memperebutkan lokasi tanah di Weluweta. "Saya baru komunikasi lewat telepon dengan BPD dan aparat Desa Sandosi, diketahui korban meninggal dunia enam orang dan luka luka belum diketahui keberadaan karena lokasinya cukup jauh dari Desa Sandosi," kata Wakil BupatiFloresTimur, Agus Payong Boli, kepada POS KUPANG.COM, Kamis (5/3/2020) petang.

"Kepada para camat Se daratan Pulau Adonara dan desa desa lain, saya mengimbau dan menahan masyarakatnya jika punya niat membantu suku suku yang lagi bertikai di Desa Sandosi karena di Adonara secara lamaholot ada namanya "nara" atau sekutu lintas desa dan wilayah," kata Agus Payong Boli. Dia meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan menyeselesaikan masalah yang ada. Kepada warga masyarakat agar tidak boleh menyebarluaskan informasi yang tidak akurat di medsos yang berpotensi memperuncing keadaan di sana.

"Jika ada yang menulis bernada provokatif atau ujaran kebencian, saya minta Kapolres tangkap pihak pihak yang dengan sengaja provokasi para pihak," kata Agus Boli. Ia minta pihak kepolisian dan TNI agar mengirim pasukan lebih banyak dan siaga di Desa Sandosi dan sekitarnya sebelum jenaah korban dibawa masuk kampung karena situasi rusuh bisa saja terjadi saat itu. "Kepada seluruh warga LamaholotFloresTimurmari kita mendoakan agar masalah ini segera diselesaikan dan korban tidak lagi bertambah. Pemerintah juga menyampaikan turut berdukacita atas tragedi kematian saudara saudara kita di Sandosi dalam konfik tanah ini. Semoga Tuhan menghapus dosa mereka dan menerima arwah mereka di sisi Nya dan keluarga dikuatkan dalam kedamaian sejati," kata Agus Boli.

Mengutip Wikipedia,Adonaraadalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, yakni di sebelah timur Pulau Flores. Luas wilayahnya 509 km², dan titik tertingginya 1.676 m. Pulau ini dibatasi oleh Laut Flores di sebelah utara, Selat Solor di selatan (memisahkan dengan Pulau Solor), serta Selat Lowotobi di barat (memisahkan dengan Pulau Flores. Secara administratif, PulauAdonaratermasuk wilayah KabupatenFloresTimur, ProvinsiNusaTenggaraTimur, Indonesia.

Adonara merupakan satu di antara dua pulau utama pada kepulauan di wilayah KabupatenFloresTimur. Adonara dahulu merupakan sebuah kerajaan yang didirikan pada tahun 1650. Secara umum, masyarakat di pulauAdonarabertani. Karena kondisi geografisnya, pertanian di sini adalah pertanian lahan kering.

Hasil utama dari pertanian ini yaitu jagung, ubi atau singkong serta tanaman perkebunan seperti kelapa, tembakau, vanili, coklat dan cengkih. PulauAdonaramerupakan bagian dari KabupatenFloresTimurdengan ibu kota kabupaten yaitu Larantuka. KabupatenFloresTimursendiri terdiri dari 3 bagian yaitu Flores Daratan (ujung timur pulau Flores), PulauAdonaradan Pulau Solor.

PulauAdonaraterdiri dari 8 kecamatan, yaitu: KecamatanAdonara KecamatanAdonaraBarat

KecamatanAdonaraTengah KecamatanAdonaraTimur Kecamatan Ile Boleng

Kecamatan Kelubagolit / Klubagolit Kecamatan Witihama Kecamatan Wotan Ulumado

Selain sistem pemerintahan negara, diAdonarajuga terdapat sistem pemerintahan berdasarkan suku. Di dalam sebuah suku terdapat seorang kepala suku. Selain kepala suku, ada juga sekelompok masyarakat yang turut berperan dalam sistem pemerintahan adat yaitu kaum bangsawan atau dalam bahasa Lamaholot disebut Ata Kebelen.

Kepala suku memegang peranan dalam hal upacara adat, menjatuhkan sanksi adat, dan hal hal lain yang lebih bersifat spiritual. Sedangkan para Ata Kebelen biasanya memegang tampuk kekuasaan pemerintahan (seperti kepala dusun, kepala desa, lurah atau camat). Di antara keduanya terjalin hubungan yang baik dan tidak saling melangkahi kewenangan masing masing.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0