Juara Nasional Rally 2019 Penantian Panjang Toto Michdar

Juara Nasional Rally 2019 Penantian Panjang Toto Michdar

Viral! PNS di Tangerang Hina Babu di Facebook, Ini Pengakuan Amelia
Ini Daftar Pesawat Favorit Pramugari saat Penerbangan
James Riady Kunjungi Para Pengungsi Migran Pencari Suaka di Kalideres

Pereli dari tim FBRT Sport NFT, Toto Michdar, menyabet gelar bergengsi juara nasional Rally Group F musim balapan 2019. Capaian ini membuat Toto Michdar sangat bangga karena benar benar sesuai dengan target yang dia perjuangkan sejak awal musim dan menjadi penantian lama yang tertunda. Di musim balapan 2018 lalu Toto menghadapi banyak kendala seperti mobil yang rusak parah akibat kecelakaan dan juga kondisi fisik yang drop. Hal itu membuatnya harus bersabar dan kemudian memaksimalkan performanya di balapan musim 2019.

"Intinya, ini adalah penantian yang tertunda. Tahun lalu mobil saya kan kecelakaan di Tarmac Sentul. Saya juga sakit pas balapan di Sidrap, Sulawesi Selatan, tahun lalu. Pas banget didiagnosis kena demam berdarah. Jadi enggak sempat ikutan kan? Jadi ini merupakan pembalasan tahun lalu, akhirnya," ujarnya, Di musim 2019, Toto Michdar berpasangan dengan M Zaki. Dia bertarung ketat dengan sejumlah pereli lain di setiap putaran. Toto tak menampik, perlawanan driver lain tahun ini jauh lebih sengit dari tahun tahun sebelumnya. Dia menilai para pereli di Grup F sudah menunjukan kompetensinya.

"Saya dan Abrahan Tarigan, kejar kejaran terus di setiap seri. Seperti seri satu lalu di Rambong Sialang, Medan, saat SS pertama, saya kalah dua menit, tapi alhamdulillah di beberapa SS selanjutnya, bisa pukul balik waktunya dia," ujar pereli asal Makassar ini. Dari semua seri, Toto menilai putaran pertama dan kedua yang dia jalani di Rambong Sialang, Medan, Sumatera Utara, menjadi momen yang paling berkesan. Di seri itulah dia berhasil menjadi jawara di Group F untuk seri pertama dan kedua.

"Saya meraih double winner di seri pertama dan seri kedua, saya jadi fastest," kata dia. Toto juga sudah merancang target baru untuk musim balap 2020 yang diyakininya akan makin sengit lantaran ada rencana bahwa IMI Award akan dilaksanakan di Makassar. "Untuk balapan depan akan lebih berat karena awarding akan ada di Makassar, jadi harus tampil bagaimana caranya. Insya Allah bisa,' ungkapnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0